Resolusi
“Setiap orang selalu ingin berusaha menjadi lebih baik. Lebih benar, lebih mendekati sempurna, lebih care, lebih sayang, lebih bagus, lebih mengerti, lebih sabar. Resolusi adalah rencana. Akhir tahun adalah perenungan. Masa - masa dimana labil dan pergantian cara pandang dan pemikiran harusnya tertuang dalam sebuah catatan sehingga kelak ritme pergerakan menuju yang “lebih” akan senantiasa menjadi proses. Proses pendewasaan, proses yang selayaknya bisa dinikmati. Tak peduli apapun hasilnya… karena menikmati proses merupakan bagian dari keberhasilan. Review resolusi diawal tahun merupakan wujud dari apa yang direncanakan dan apa yang ditakdirkan….”
2008
Awal tahun selalu menjadi awal untuk sebuah rencana. Baik buruk, susah senang, sedih bahagia ditahun - tahun sebelumnya akan menjadi kenangan untuk terus berpacu. Menjadi diri yang lebih baik lagi. 2007 adalah masa “Bercinta”, dimana pemikiran sudah sampai pada tahap keikhlasan memberikan kasih sayang kepada orang yang paling dicintai. Pun dia tak juga mengerti, tak memberikan yang sama. Tapi cinta tetap ada. Tak seharusnya pamrih. Pastinya 2007 akan selalu dikenang. Tapi hidup tetap berjalan… dan ini 2008:
- Tahun Sehat. Tahun 2008 ini harus lebih sehat lagi. Sehat dalam artian kesehatan Fisik. Sudah cukup nikotin, alkohol, udara malam, bersemayam didalam diri. Saatnya membersihkan. Saatnya lebih sehat.
- Tahun Sabar. Selama ini emosi selalu menjadi nomor satu. Hitungan waktu, detik… menahan nafas. Sampai mengurung diri di kamar tak mampu untuk memendam kekecewaan, kesedihan. Rasa Putus asa.. Tapi sabar harusnya tak berbatas. Harus Lebih sabar.. dibarengi dengan usia yang terus bertambah diawal tahunnya.
- Tahun Kerja Keras. Rezeki harus dicari, dan saya berusaha. Tapi usaha itu harus lebih keras. Putar otak, putar pikiran. Mencari peluang, menambah kenalan…. nanti pasti ada jalan.


