Ketika ada kebahagiaan lain yang aku temukan ditengah kepasrahan… dia datang kembali sebagai penjelmaan emosiku yang lain. Emosi yang menuntut aku untuk mendapatkan kebahagiaan lebih lagi dari sekarang, harapan yang tidak jelas dan tak akan pernah ada penjelasan. Semua itu akhirnya harus aku bayar mahal dengan tangisan kembali dan perjuangan yang tanpa henti. Hingga akhirnya aku lelah.
Ketika ada cinta yang lain mendekati dan aku bersenandung selain dari lagu - lagu pembunuhan, dia datang dan tawarkan cinta yang tidak wajar. Cinta yang bahagia diatas penderitaan dan rasa sakit orang lain. Cinta yang sepatutnya mati terkubur bersama dengan tetesan darah - darah perjuangan ku kemarin. Dan dia tidak mengerti. Dia hanya tidak bisa melihat ku bahagia kini… hanya tidak bisa melihat aku bangkit kembali, hanya tidak bisa melihat aku pasrah menerima dia bersama yang lain. Dan aku membiarkan semuanya berjalan begitu saja tanpa ada perlawanan. Bodohnya, aku merelakan tubuh ini mendekapnya dengan erat, sehingga air mata itu berjatuhan kembali, tapi kali ini tidak sendiri. Dia pun menangis. Adakah cinta disana? adakah harapan disana? Aku adalah jantung hatinya, badanku sudah menjadi badannya… Itu dulu. Kini entah apa yang dia rasa. Perasaan ini tidak wajar. Haruskan aku teruskan atau secepatnya dihentikan?
Cinta nggak akan pernah mudah buatku.
Rasanya ingin sekali aku kembali pada masa dimana aku tak mempedulikan ini semua. Hanya saja itu mustahil. Aku tetap aku yang berulang kali menyakiti perasaan kaum hawa. Lagi, dan lagi. Karma itu ada, dan biarkan saja aku yang menderita karenanya… Belum pantas rasanya tangisan ku kemarin. Aku pun tidak ingin mengulang kesalahan untuk kedua kalinya, tapi jika itu yang terjadi, apa boleh buat. Mungkin memang seperti inilah jalan hidupku. Cepat atau lambat aku harus menentukan belokan yang kupilih… terjebak dalam permainan cinta ini…memperjuangkan sesuatu yang sangat mustahil dalam pemikirian sempit manusia, tapi tidak jika Allah mengizinkan. Atau aku kembali mendayung perahu dengan cepat…lebih cepat, meninggalkan semuanya benar - benar terkubur kali ini dan menyambut kehidupan baru disana? Apa aku akan bahagia? Entah.
“mikiran cinta ku pabaliut!”
Mungkin kalian pernah punya tempat favorit untuk hangout barengĀ temen2. Entah itu tempat makan, tempat nongkrong, atau tempat berenang sekalipun. Beberapa gambar yang ada di flickr saya ada yang berjudul “Dimana Hayo”. Sampai2 dengan tempat yang sama, dan gambar yang diupload pun mempunyai judul yang sama tapi dengan sekuelnya, seperti dimana hayo 1, dimana hayo2, dst….dst…
Hehe…dimana hayo itu adalah sebuah tempat makan yang sering saya jadikan buat ngumpul2 sama temen2. Pizza Hut Buah Batu. Nggak aneh banget kan? tapi nggak tau mungkin emang suasananya aja yang nyantai dan enak untuk kumpul2 disertai makan - makanan yang nggak biasanya kita makan. Terakhir saya kesana sama Nie itu waktu ngajak dia untuk makan bareng… sehabis jalan2 disekitaran bandung, mumpung belum keburu malem yaudah, sekalian mampir dulu ke tempat ini. Lagian daerah buah batu itu nggak terlalu jauh dari tempat saya kost.
Beberapa tempat favorit saya lagi didaerah bandung itu nggak cuma satu. Tapi juga nggak banyak, diantaranya :
- Pizza Hut Bubat(Buah Batu), ini jelas seperti yang udah saya ceritakan diatas.
- Kolam Renang Sabuga, ini karena saya hobi berenang dan selalu jadi tempat favorit saya untuk berolahraga. Dibanding lari, saya lebih nyaman berenang. Selain melatih paru2 juga ada kepuasan tersendiri ketika bisa mencapai jarak jauh (…mmm berapa meter yah?) berenang di kolam renang standar olimpiade dengan kedalaman 2meter itu.
- Warnet “Wayang” Gatsu (Gatot Subroto) , ini karena letaknya yang gak jauh dari kostan. Harga lumayan enteng, dan yang terpenting cepet dan nyaman banget tempatnya. Sejauh ini Warnet “Wayang” masih merupakan tempat terenak untuk online dibanding tempat - tempat lain diseputaran Kiaracondong, gatot subroto dan buah batu.
- Kota Kembang, ini karena emang semua warga bandung pasti udah hapal banget tempatnya beli mp3 dan dvd bajakan terbesar (kayaknya ya…) di bandung. Tapi sekarang2 jarang banget ngedatengin tempat ini karena nggak ada waktu untuk nonton dvd. Segitunya ya… emang males aja sih
Sepertinya seperti itu … saya sebenernya termasuk orang yang nggak terlalu sering travelling. Tapi suka sama travelling juga… Kapan2 akan saya ceritakan jalan2 ke kebun strawberi aki di Garut, Jawa Barat. Mungkin kalian punya tempat favorit dibandung juga? buat nambahin referensi saya…. kasih komen aja yaps!
kondisi hati: 75% gundah, waktu: akhir bulan desember.
Ada Band (tak bisa lagi menyayangmu)
Lantunan kidung cinta mengalun sedih
Terlintas saat dulu kau sudahi aku
Bagai langit runtuh hancurnya jiwaku
Terhimpit kalutnya kepedihan bathinku
Mengapa sekarang kau inginkan aku lagi
Akan kau toreh luka yang ke dua kali
Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu
Sementara sakitnya masih membayangi
Tiada puaskah kau campakkan diriku
Luluhkan s’gala makna sucinya hadirku
Bagai langit runtuh hancurnya jiwaku
Terhimpit kalutnya kepedihan bathinku
Bukan ku tak bisa maafkan dirimu
Namun hatiku t’lah tertutup
Untukmu dan perilakumu
Element (Satu Cerita Tentang)
Pernah ku mencintamu
Pernah ku memujimu
Kau tak peduli
Pernah ku memujamu
dan pernah ku merayumu
Kau selalu pergi tinggalkan diriku
Kini kau datang lagi
Untukku…
Inginkan cintaku yang dulu
O.. jangan kau harap aku
Untuk jadi milikmu
Telah kutemukan cinta
Cinta yang abadi
Rasakanlah yang kurasa
Sakitnya cinta yang tak terbalas oh..
Dan kini ku pastikan ku tak akan mencinta, memuja dirimu…
Gimana? pernah ngerasain kayak gini?
Dia bukan orang yang baru saya kenal. Pastinya. Kebersamaan mengenal seorang wanita tapi tidak pernah sampai sedalam ini. Selayaknya keinginan yang menggebu - gebu untuk bisa bersama selamanya…akhirnya semua akan dikembalikan kepada yang maha kuasa.
Dia tuh ya….cengos. Pikasebeleun. tapi ada hati yang membuat saya luluh. Apa itu? saya nggak tau… hati yang membuat saya merasa dia bisa menjadi yang terbaik. Walau ada cinta lain sebelum dia yang datang memberi itu semua. Tapi dia yang terpilih.
Sampai ketikan ini belum beres…saya masih di tengah - tengah Jalan Gatot Subroto dan tetap memikirkan betapa benar “Fainama’al usri yusron” . Saya harus banyak bersyukur.
Udah ah…curhatnya tentang si cengos aja..geuleuh!
Orang patah hati ketemu sama orang patah hati. Klop. Saling mengisi… saling berbagi. Bercerita tentang pahitnya cinta dan akhirnya mencoba saling menyembuhkan luka. Saling memperhatikan satu sama lain. Di tengah penantian akan ketiadaan seorang yang di cintai, nggak disangka bisa bertemu dengan dirinya. Saat cinta sudah diambang ketiadaan dan pengharapan sudah diambang kehancuran. Keputus asaan.
Kita sama - sama sakit. Tapi saya nggak peduli akan masa lalu itu. Dia juga nggak peduli dengan masa lalu saya, hanya membantu menguburnya. Dan sekarang mencoba membuat dunia kembali tersenyum … tertawa … bersemangat kembali menjalani peran di atas muka bumi. Lagi. Ketidakberdayaan yang akhirnya meluluhkan. Kepasrahan yang akhirnya membuka jalan. Cinta tak akan kemana.
Dan ketika satu lagi cinta terbawa mimpi, mungkin disana ada yang tersakiti. Hanya maaf dan sungguh tak ada lagi selain itu untuk mengungkapkan betapa berharganya waktu dan kesempatan yang telah dilalui bersama - sama. Namun cinta tak akan kemana. Saya nggak pernah sekalipun membiarkan rasa ini beralih atau menjadi semakin cinta. Pastinya yang terbaik yang saya minta. Saya masih terlalu naif untuk mengakui betapa saya membutuhkan kehadiran seseorang itu didalam hati. Hanya membiarkan semuanya berjalan seiring dengan waktu yang terus dan terus berlalu.
Ada cinta yang terlintas ketika perasaan terluka.
Hanya yang terbaik yang dipinta…semoga mejadi jalan untuk terbukanya keimanan.